A Free Template From Joomlashack

A Free Template From Joomlashack

Tokoh
Prof. Dr. Ginandjar Kartasasmita PDF Print E-mail
Written by Mang Kabayan   
Tuesday, 21 May 2013 04:40

Ginandjar lahir di Bandung, 59 tahun lalu. Menamatkan sekolah dasar hingga menengahnya di Jakarta. Pada tahun 1959 ia kembali ke Bandung, masuk ITB. Kemudian, Ginandjar -- yang akrab dipanggil Joni itu -- memperolah beasiswa ke Jepang dan belajar pada Tokyo University for Agriculture Chemical Engineering, hingga lulus sebagai insinyur teknik kimia, 1965. Ia kemudian masuk Angkatan Udara RI. Di TNI AU, ia memulai kariernya dengan pangkat letnan satu. Ketika pangkatnya menjadi Kapten, ia ditugaskan di Sekretariat Negara. Di sini ia sempat mengikuti pendidikan Lembaga Administrasi Negara, dan lulus menjadi sarjana administrasi negara, 1980. Dua tahun kemudian ia menjadi anggota Badan Pekerja MPR. Selain juga berulang kali menjadi anggota delegasi RI ke berbagai konferensi internasional, ia juga sering ikut dalam perlawatan kenegaraan Presiden RI.

Last Updated on Tuesday, 21 May 2013 04:44
Read more...
 
Oto Iskandardinata - Paguyuban Pasundan PDF Print E-mail
Written by Mang Kabayan   
Tuesday, 21 May 2013 03:58

“Seperti orang beriman percaya akan adanya Allah, begitulah juga saya percaya akan datangnya kemerdekaan bagi semua negara terjajah, juga bagi Indonesia. Dengan sendirinya jika kebebasan itu dicapai Indonesia dengan kekerasan maka perpisahan antara negeri Belanda dan Indonesia akan seperti musuh. Perusahaan-perusahaan dan hak milik orang Belanda di sini akan dirampas. Perdagangan Belanda akan dilarang atau dipersulit. Memperoleh kemerdekaan dengan atau tanpa kekerasan seperti dikatakan, akan tidak sedikit bergantung kepada negara Belanda sendiri. Akan tetapi, saya percaya Tuan Ketua, bahwa bangsa Tuan yang dikenal sebagai bangsa tenang berpikir akan tahu memilih antara dua kemungkinan ini mengundurkan diri atau diusir”.

Read more...
 
Kearifan Lokal Banyak Yang Belum Digali PDF Print E-mail
Written by Mang Kabayan   
Tuesday, 21 May 2013 01:59

“Saya menulis karena ingin mengangkat kearifan lokal budaya Sunda. Karena masih banyak yang belum digali dan disampaikan kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat Sunda kehilangan jati dirinya karena mereka tidak kenal budayanya sendiri,” jelas Elis yang saat ini tercatat sebagai kandidat Doktor pada Konsentrasi Filologi Program Studi Ilmu Sastra Fakultas Sastra Unpad. Mulai tahun 2008, Elis memberanikan diri menulis di media cetak. Beberapa tulisannya yang terkait Sunda mulai dimuat di beberapa media cetak lokal. Baru pada tahun 2009, Elis mulai berani menulis di media cetak nasional dan regional. “Hampir tiap bulan, minimal satu tulisan saya dimuat di koran Pikiran Rakyat. Yang saya angkat melalui tulisan ini adalah berbagai hal tentang kesundaan yang saya dapat dari berbagai sumber, seperti naskah-naskah Sunda kuno. Ada beberapa yang isinya terkait dengan masalah umum, seperti kepemimpinan, perempuan, dan sebagainya,” jelas perempuan kelahiran Tasikmalaya, Mei 1962 ini.

Read more...
 
Darso The Maestro Calung Meninggal Dunia PDF Print E-mail
Written by Mang Kabayan   
Thursday, 22 September 2011 01:15

BANDUNG, KOMPAS.com Seniman Sunda, Hendarso atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Darso (66), Senin (12/9/2011) sore, berpulang. Dia meninggal dunia saat dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Soreang. Kabar itu didapatkan dari Humas RSD Soreang, Mahendrawan Ismono, Senin. Menurut dia, Darso sudah datang dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 14.30 dan langsung diperiksa oleh tenaga kesehatan di Instalasi Gawat Darurat."Hasil pemeriksaan kami, pupil mata tidak lagi bereaksi terhadap cahaya, denyut jantung pada EKG sudah datar, dan respirasinya juga sudah nol," kata Mahendrawan.

Read more...
 
Mengejar Kongres dan Kesenian, Penjual Bros Bisa Untung Rp 7 Juta PDF Print E-mail
Written by Mang Kabayan   
Monday, 25 July 2011 05:08

BOGOR, (PRLM).- Berbekal tas hitam, Ace (37) terlihat celingukan di sebuah kongres yang digelar di Bogor akhir pekan lalu. Dia sedang mencari panitia acara untuk meminta izin memajang hasil kerajinan brosnya di arena kongres. Mukanya semringah ketika "PRLM" menghampirinya. Tanpa ragu Ace mulai menawarkan hasil karyanya kepada "PRLM", karena mengira "PRLM" adalah salah satu peserta kongres yang ingin membeli kenang-kenangan berupa bros dengan berbagai macam bentuk dan bahan.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Page 1 of 5
Joomla 1.5 Templates by Joomlashack